Tanah Datar, DakogaTV – Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui program IPB Peduli kembali menyalurkan bantuan logistik untuk korban bencana di Sumatera Barat. Kali ini, bantuan yang dibawa berupa inovasi pangan darurat (emergency food) bernama Lakvita.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh peneliti pangan, Dr. Wawan Saepul Irwan, S.Pd.,M.Si, di Posko Penanganan Bencana Kabupaten Tanah Datar, Kamis (25/12/2025). Bantuan diterima secara simbolis oleh Kepala Dinas Sosial PPA Tanah Datar, Hendra.
Dr. Wawan menjelaskan, Lakvita bukanlah produk instan biasa. Sup krim labu ini tercipta dari hasil kolaborasi riset antara SEAFAST Center IPB, Departemen Gizi IPB, serta BBPPMPV Bispar dan Ditjen Vokasi PKPLK Kemendikdasmen.
“Ini tentang mitigasi rawan pangan. Lakvita bisa diseduh tanpa api, tanpa kompor. Bahkan diseduh dengan air suhu normal pun, bukan air hangat, itu bisa larut dan siap makan,” ujar Dr. Wawan di lokasi.
Sebanyak 300 saset (pcs) Lakvita diserahkan khusus untuk Dinas Sosial Tanah Datar. Rencananya, bantuan ini akan segera didistribusikan ke titik pengungsian, termasuk sebagian dialokasikan untuk warga terdampak di wilayah Malalo.
Secara nutrisi, produk hasil kolaborasi lintas lembaga ini berbahan dasar labu parang yang tinggi pro-vitamin A dan serat. Satu sasetnya mampu memenuhi 20 persen Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian sebagai makanan selingan.
Secara keseluruhan, IPB Peduli membawa total 3.300 saset Lakvita ke Sumatera Barat. Selain untuk Tanah Datar, sebanyak 3.000 saset lainnya didistribusikan untuk wilayah Kabupaten Agam dan sekitarnya. (dkg)
