
DakogaTv, AGAM — Memasuki tanggal baru, bulan baru, dan tahun baru 2026, Tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmen kuat dalam misi kemanusiaan. Tanpa mengenal hujan maupun panas, MDMC Sumbar tetap setia mendampingi, membantu, dan melayani masyarakat yang terdampak banjir bandang di Nagari Salareh Aie, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada 2 Januari 2026, sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral MDMC Sumbar terhadap masyarakat yang masih berjuang memulihkan diri pascabencana.
Sejak pagi hingga sore hari, tim relawan MDMC terus bergerak menyalurkan bantuan, mendampingi warga, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
Banjir bandang yang melanda wilayah Salareh Aie sebelumnya telah menyebabkan kerusakan pada rumah warga, fasilitas umum, serta mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat.
Dalam kondisi tersebut, kehadiran relawan MDMC menjadi penguat semangat dan harapan bagi warga, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan keluarga yang kehilangan harta benda.
Selain pendampingan langsung di lapangan, MDMC Sumatera Barat juga menyalurkan berbagai bantuan logistik yang merupakan amanah dari para dermawan. Bantuan tersebut disalurkan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan prinsip tepat sasaran dan penuh tanggung jawab.
MDMC Sumbar menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh ayahanda, ibunda, serta para dermawan yang telah mempercayakan amanah bantuan melalui MDMC Sumatera Barat. Dukungan dan kepercayaan tersebut menjadi energi besar bagi para relawan untuk terus bergerak membantu masyarakat yang tertimpa musibah.
“Kami hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa harapan dan semangat kebersamaan. Di awal tahun ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat terdampak tidak merasa sendiri,” ujar salah satu relawan MDMC di lokasi kegiatan.
MDMC Sumatera Barat menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam penanganan bencana dan pemulihan pascabencana.
Dengan semangat kemanusiaan dan nilai kebersamaan, MDMC terus mengusung prinsip pengabdian tanpa pamrih.
Sebagaimana semboyan MDMC, “Sekali layar dibentangkan, pantang surut mundur ke belakang,” para relawan bertekad untuk terus hadir dan mengabdi demi kemanusiaan, kapan pun dan di mana pun dibutuhkan.
