Oleh Labai Korok
Dakoga.tv – Pendukung Prabowo Sumatera Barat perlu bersyukur hasil survey indikator politik Indonesia 15-21 Januari 2026 yang dirilis pada Minggu 8 Februari 2026 menyatakan bahwa etnis Minangkabau 52,7 persen puas dengan kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran.
Artinya, tingkat kepuasan etnis Minangkabau terhadap kinerja Pemerintahan sudah lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Ini peluang Prabowo didukung etnis Minangkabau, khususnya di Sumatera Barat, seperti Pilpres 2014 dan 2019, sangat terbuka lebar.
Hasil survey ini memberikan harapan pada Pilpres 2029 Prabowo bisa menang besar, tidak seperti Pilpres tahun 2024 yang memperoleh suara 39,45%, posisi sangat kecil sekali dibandingkan Propinsi lain di luar Sumbar.
Dari survey tersebut juga dirilis etnis lain, yaitu etnis yang paling tinggi tingkat kepuasannya terhadap kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran adalah Jawa (83,1 persen), Madura (82,9 persen), Bugis (77,1 persen), Melayu (75,4 persen), Sunda (74,7 persen), Batak (72,1 persen), sementara Minangkabau hanya 52,7 persen.
Perlu dipahami oleh elit politik bahwa etnis Minangkabau telah banyak melahirkan founding fathers dan mothers ini, selalu istimewa untuk disorot.
Mereka dianggap yang paling objektif dan apa adanya dalam menilai terkait Pemerintahan. Tak ada istilah “tibo di mato dipiciangan, tibo di paruik dikampihan”.
Namun etnis Minangkabau kembali tercatat sebagai etnis yang paling rendah tingkat kepuasannya terhadap kinerja Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dilihat dari keseluruhan etnis yang ada.
