Oleh: Labai Korok
Dakoga.tv
Pasukan Oranye — petugas kebersihan DLH/PPSU DKI Jakarta — adalah garda terdepan dalam menjaga wajah ibu kota tetap bersih dan layak huni. Dedikasi mereka tidak diragukan. Namun di balik kontribusi besar tersebut, masih terdapat persoalan mendasar yang patut menjadi perhatian serius: penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Penulis menemukan langsung kondisi di lapangan saat berjalan menuju masjid menjelang salat subuh. Sejumlah petugas kebersihan bekerja di trotoar dan badan jalan tanpa perlengkapan K3 yang memadai. Padahal, pekerjaan mereka berisiko tinggi — bersinggungan dengan lalu lintas, paparan debu, limbah, cuaca ekstrem, hingga potensi kecelakaan kerja.
Dalam perspektif regulasi ketenagakerjaan, kondisi ini tidak bisa dianggap sepele. Pemerintah daerah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk memastikan setiap pekerja memperoleh perlindungan keselamatan kerja yang layak. Tanpa perlengkapan standar, para petugas kebersihan rentan menjadi korban masalah kesehatan jangka panjang maupun kecelakaan kerja yang sebenarnya bisa dicegah.
Pasukan Oranye bukan sekadar simbol kebersihan kota. Mereka adalah pekerja publik yang menopang kualitas hidup jutaan warga Jakarta. Karena itu, penyediaan perlengkapan K3 harus menjadi prioritas, bukan pelengkap. Sarung tangan pelindung, masker, helm atau topi keselamatan, rompi reflektif, serta perlengkapan kerja standar lainnya adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditawar.
Standar K3 yang diterapkan perlu disesuaikan dengan risiko kerja aktual di lapangan. Modernisasi tata kelola kota seharusnya berjalan seiring dengan perlindungan terhadap tenaga kerjanya. Kota yang maju tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari bagaimana pemerintah melindungi pekerja yang menjaga kota itu setiap hari.
Sudah saatnya dinas terkait dan seluruh organisasi perangkat daerah DKI Jakarta memastikan kebijakan K3 dijalankan secara konsisten sesuai peraturan perundang-undangan. Investasi pada keselamatan pekerja adalah investasi pada keberlanjutan kota.
Pasukan Oranye telah membuktikan peran pentingnya dalam menciptakan Jakarta yang bersih dan tertata. Dengan dukungan perlindungan K3 yang memadai, mereka bukan hanya membuat kota tampak lebih indah, tetapi juga bekerja dengan aman, sehat, dan bermartabat. (*)
